Adaptasi
Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan
sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap
lingkungannya mampu untuk:
·
memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan).
·
mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur,
cahaya dan panas.
·
mempertahankan hidup dari musuh alaminya.
·
bereproduksi.
·
merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya.
Organisme
yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu
beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis.
Jenis adaptasi
·
Adaptasi Fisiologi adalah adaptasi yang meliputi fungsi
alat-alat tubuh. Adaptasi ini bisa berupa enzim yang dihasilkan suatu organisme.
Contoh: dihasilkannya enzim selulase
Contoh
adaptasi Fisiologi pada Manusia :
·
Jumlah sel darah merah orang
yang hidup di daerah pantai lebih sedikit dibandingkan orang yang tinggal di
daerah pegunungan. Hal ini disebabkan karena tekanan parsial oksigen di daerah
pantai lebih besar dibandingkan daerah pegunungan. Jika tekanan parsial oksigen
rendah, maka dibutuhkan lebih banyak sel darah merah untuk mengikat oksigen.
·
Ukuran jantung para atlet
rata-rata lebih besar dari pada ukuran jantung orang kebanyakan.
·
Saat kita mengeluarkan keringat
ketika kepanasan. Dengan keluarnya keringat, tubuh akan dingin karena panas
tubuh diambil untuk menguapkan keringat di permukaan tubuh kita.
·
Pada saat udara dingin, orang
cenderung lebih banyak mengeluarkan urine.
·
Mata manusia dapat menyesuaikan
dengan intensitas cahaya yang diterimanya. Ketika di tempat gelap, maka pupil
kita akan membuka lebar. Sebaliknya di tempat yang terang, pupil kita akan
menyempit. Melebar atau menyempitnya pupil mata adalah upaya untuk mengatur
intensitas cahaya.
Contoh adaptasi Fisiologi
pada Hewan :
·
Hewan ruminansia, misalnya
sapi, kambing, kerbau. Makanan hewan tersebut adalah rumput-rumputan, di dalam
saluran pencernaannya terdapat enzim selulase, enzim ini berfungsi untuk
mencerna selulose yang menyusun dinding sel tumbuhan, dengan enzim selulase
maka makanan menjadi lebih mudah dicerna.
·
Kucing, apabila hewan ini
berteduh kadar metabolisme badan kucing tersebut akan direndahkan supaya kadar
kehilangan air di dalam badan berkurang.
·
Musang juga beradaptasi dengan
cara menyemburkan cairan untuk mengelakkan dirinya daripada musuh. Kelenjar bau
yang dimiliki oleh musang tersebut membuat musuh tidak kuat dan pergi karena
baunya
Contoh adaptasi Fisiologi
pada Tumbuhan :
·
Bau yang khas pada bunga dapat
mengundang datangnya serangga untuk membantu penyerbukan. Bunga jenis ini
menghasilkan madu atau nectar, dan serbuk sarinya mudah melekat.
·
Bunga Bromelia Merah dan
beberapa jenis Anggrek mampu menarik perhatian serangga penghisap madu,
terutama lebah. Bunga ini menghasilkan aroma yang dapat menarik serangga untuk
mendekatinya. Aroma bunga merupakan sinyal bagi serangga untuk menentukan bunga
yang memiliki kandungan nektar. Secara tidak sengaja, saat serangga menghisap
nektar bunga, banyak serbuk sari yang menempel di tubuhnya. Kemudian, ketika
mengunjungi bunga lain, serbuk sari akan jatuh pada kepala putik. Saat itulah
penyerbukan terjadi.
Adaptasi Tingkah Laku
adalah adaptasi berupa perubahan tingkah laku. Misalnya: ikan paus yang
sesekali keluar ke permukaan untuk membuang udara, bunglon mengubah warna
kulitnya menyerupai tempat yang dihinggapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar